Alasan Mengapa Sekarang Sulit Nonton Liga Inggris di Televisi

Mecialis – Liga Inggris merupakan salah satu liga terbesar dengan penggemar terbanyak di dunia. Tahun 2019 Liga Inggris sudah berjalan sejak Agustus lalu. Namun, saat ini nonton Liga Inggris di televisi cukup sulit. Hal ini disebabkan oleh hak siar yang tidak didapatkan oleh stasiun TV di Indonesia. Mengapa demikian? Berikut pembahasannya.

nonton liga inggris

Hak Siar Resmi

Hak siar resmi adalah hal utama penentu dari sepakbola saat ini, di mana hak siar akan menentukan penyiaran pertandingan-pertandingan sepakbola di seluruh penjuru dunia. Sedangkan bagi para pelaku sepakbola—tim—hak siar merupakan pemasukan utama, apalagi liga besar seperti Liga Inggris.

Harga hak siar bergantung sekali pada minat penonton, di mana semakin banyak penonton maka harganya akan semakin mahal. Menurut FIFA, Liga Inggris saat ini menjadi liga sepakbola dengan penonton terbanyak, sekitar 4,7 miliar penonton dari televisi.

Pemegang Hak Siar

Sebelum pemberian hak siar ke seluruh dunia, hak siar Liga Inggris tentu wilayah domestik—Inggris Raya—harus diurusi terlebih  daulu. Pemegang hak siar akan diberikan dengan jangka waktu per tiga tahun (2019—2020). Hak Penyiaran domestik saat ini dipegang oleh Skysport dan BT sport untuk televisi, sedangkan untuk layanan streaming dipeng oleh Amazone Prime.

Indonesia sendiri, yang mendapatkan hak siar Liga Inggris periode 2019-2020 adalah Mola TV. Mola TV menyajikan siaran langsung berbayar melalui 3 cara, yaitu melalui aplikasi ponsel, para bola dan streaming. Layanan streaming akan menyiarkan seluruh pertandingan yang berlangsung, sedangkan para bola dan aplikasi ponsel hanya menayangkan sebagian saja.

Hal inilah yang menjadi alasan utama, mengapa saat ini nonton Liga Inggris di TV menjadi sulit. Tidak adanya televisi yang mengambil hak siar ini, dikarenakan Mola TV memasang harga yang terlalu tinggi dalam proses bidding.

Meski demikian, Mola TV masih menggandeng TV terestrial untuk melakukan siaran langsung, yaitu TVRI dan JAKTV. Namun, TVRI hanya akan menayangkan 2 pertandingan setiap pekannya, sedangkan JAKTV hanya perbolehkan melakukan satu kali siaran langsung setiap bulannya dan diperbolehkan juga untuk melakukan tayangan ulang.

Mengapa Hak Siar Liga Inggris Mahal?

Secara umum, ada dua hal yang menyebabkan hak siar Liga Inggris Menjadi Mahal, yakni industri dan biaya produksi. Liga Inggris hingga saat ini berhasil menjaga iklim industri hak siar yang menguntungkan sejak pembentukannya pada tahun 1992.

Liga Inggris selalu menjual hak siar dengan cara kolektif, dengan tujuan mendapatkan penawaran yang lebih kuat dan mencegah pembeli tunggal. Hal inilah yang menjadikan lingkungan penyiaran Liga Inggris lebih kompetitif, baik domestik maupun internasional.

Liga Inggris juga menerapkan distribusi yang setara, yang tentu akan menguntungkan kesebelasan kecil. Sistem ini akan mendorong minat penonton, sehingga pertandingan klub kecil atau besar, seolah sama pentingnya untuk ditonton. Hal inilah yang membuat Liga Inggris tidak pernah kehilangan penonton.

Selain itu, banyaknya orang, alat-alat dan investasi lainnya yang terlibat di pembuatan tayangan Liga Inggris dibuat sebaik mungkin agar bisa dinikmati seluruh penonton di dunia. Tentu sangat wajar jika sesuatu yang dibuat dengan sangat baik dan menghasilkan kualitas tayangan yang baik memiliki harga yang tinggi.

Itulah pembahasan singkat perihal sulitnya nonton Liga Inggris di televisi saat ini. Jadi, bagi Anda penggemar Liga Inggris bersiaplah untuk mengeluarkan kocek lebih jika ingin tetap menikmati pertandingan secara langsung. Pasalnya, Anda harus menggunakan layanan TV berbayar ataupun menonton dengan metode streaming, yang tentu membutuhkan kuota internet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *